Lombok Timur – Anggota Komite IV DPD RI Evi Apita Maya, selaku perpanjangan tangan dari MPR RI, terus memperluas cakupan edukasi kenegaraan melalui Sosialiaasi 4 Pilar Kebangsaan, yang meliputi Pancasila, Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tidak hanya dari kalangan pelajar yang membutuhkan asupan pendidikan moral dan pembentukan jiwa nasionalis, para masyarakat buruh tani hingga kelompok rentan juga tidak luput dari pencerahan Evi Apita Maya.

Seperti yang dilakukannya di Yayasan Pondok Pesantren Daulatul Ummah Al-Islamiyah Dusun Cengok Desa Waringin Kecamatan Suralaga Lombok Timur Nusa Tenggara Barat pada Minggu (29/6). Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan inipun disambut antusias ratusan orang warga, pelajar dan tenaga pendidik di ponpes setempat yang ingin mengembangkan wawasan serta mendapatkan gambaran kondisi negara saat ini dibawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya turun ke masyarakat untuk memastikan bahwa ideologi yang temaktub dalam pilar – pilar kebangsaan ini diimplementasikan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari – hari. Ini tugas saya selaku anggota MPR, wakil dari daerah yang berada dipusat pemerintahan. Kemudian dari sini saya berkewajiban untuk menyerap aspirasi masyarakat agar disuarakan dan diperjuangkan dipusat,” jelasnya.

Dalam materi edukasi yang disampaikannya, Senator cantik dapil Nusa Tenggara Barat ini menyisipkan informasi mengenai program – program pemerintah yang menjamin masa depan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, yang kedepan bisa dimanfaatkan untuk menunjang taraf hidup masyarakat.

 

“Bertepatan dengan bidang saya di Komite IV DPD RI yang mengurusi terkait keuangan negara, ekonomi masyarakat, hingga pengembangan UMKM daerah, saya informasikan agar Koperasi Merah Putih yang dicanangkan pemerintah harus kita dukung. Karena ini demi masa depan masyarakat, meningkatkan taraf hidup yang berimplikasi kepada multi sektor yakni ekonomi, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat,” ungkap Evi Apita Maya.

Momentum inipun menjadi lebih hidup karena dibarengi dengan penyerapan aspirasi yang dilontarkan masyarakat, tidak hanya seputar perkembangan negara melainkan masa depan rakyat Indonesia. Sekaligus menggali potensi – potensi desa dengan mengukur Indeks Pembangunan Manusia didaerah tersebut.

 

“Tapi yang utama untuk difahami juga bahwa jiwa negara ada pada 4 Pilar Kebangsaan ini. Seluruh program kerja pemerintah terbentuk dengan didasari pilar – pilar kebangsaan tersebut. Maka sosialisasi ini menjadi penting dan rutin kami lakukan, agar antara pemerintah dengan rakyatnya satu pemikiran, demi negara yang berdaulat adil dan makmur sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang – Undang Dasar Negara RI 1945,” sebutnya.

Edukasi literasi kebangsaan inipun menjadi lebih bersemangat dengan interaksi langsung antara narasumber dan masyarakat melalui tanya jawab. Kemudian ditutup dengan foto bersama dan penyerahan santunan atau bantuan untuk mendukung aktivitas masyarakat yang produktif.

aNd

Previous articleSosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Evi Apita Maya kuatkan toleransi bernegara di Yayasan Dharma Laksana
Next articleBuruan bayar! Diskon PKB hingga 25 persen berlaku Juli – Agustus 2025 di NTB