Mataram – Toleransi merupakan bagian integral yang terapannya termuat dalam 4 Pilar Kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pembukaan Undang – Undang Dasar 1945. Menjaga toleransi tidak hanya terdapat dalam berkehidupan, berbudaya, melainkan juga dalam beragama dan berbangsa.

Hal ini diungkapkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Evi Apita Maya saat melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Yayasan Dharma Laksana Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Minggu (22/6). Yayasan ini menampung anak – anak terlantar dan tidak mampu, yang datang dari berbagai daerah luar dan dalam Provinsi NTB.

Suasana sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dilakukan oleh DPD RI Evi Apita Maya

“Terapan toleransi ini ada diseluruh elemen dari 4 Pilar Kebangsaan. Tertuang di Pancasila, terdapat di NKRI karena toleransi ini memperkuat persatuan kita, kemudian UUD 1945 juga apalagi di Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda – beda suku agama ras budaya tetapi tetap dalam satu kesatuan Negara Indonesia,” ucapnya.

Keberagaman yang ada di Indonesia, lanjut Evi Apita Maya terkadang bisa menjadi celah oleh pihak atau kelompok tertentu untuk menyebarkan ideologi yang radikal, ekstrem, yang bisa merusak kedamaian dan kerukunan sosial. Kecendrungannya dipicu karena adanya rasa ketidakadilan sosial, khususnya dalam kesetaraan ekonomi, ketidakpuasan dalam sistem politik dan pemerintahan.

Ratusan warga binaan di Yayasan Dharma Laksana Kota Mataram yang mengikuti Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

“Oleh karenanya toleransi ini seakan menjadi yang utama, agar kita saling merangkul untuk menghargai satu sama lain. Jangan pernah memandang rendah atau berlebihan menyikapi keputusan dari suatu golongan. Kalau toleransi ini sudah terjaga, maka dipastikan perdamaian itupun akan ada,” jelasnya.

Senator dapil Nusa Tenggara Barat ini mengatakan bahwa sebagaimana 4 Pilar Kebangsaan itu disebutkan juga bahwa Negara melalui unsur Pemerintahnya menjamin setiap warga Negara mendapatkan hak – haknya dengan berlandaskan keadilan. Karenanya setiap warga negara juga harus mendukung program pemerintah agar stimulus kebijakan dapat terimplementasikan.

Foto bersama DPD RI Evi Apita Maya dengan warga binaan dan pengurus yayasan Dharma Laksana Kota Mataram

“Kita harus mendukung program pemerintah dalam memperkuat langkah – langkah strategis yang berlandaskan 4 Pilar Kebangsaan tersebut. Dengan begitu stimulus seluruh sektor yang mendukung kesejahtetaan setiap warga negara dapat terlaksana,” ucap Evi Apita Maya.

Sejalan dengan itu, ia juga mensosialisasikan sejumlah program pemerintah. Diantaranya pendirian Koperasi Merah Putih disetiap Desa dan Kelurahan, Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi seluruh warga Indonesia, dan Makan Bergizi Gratis bagi pelajar juga ibu hamil. “Pemerintah telah menggelontorkan anggaran yang cukup besar untuk mendukung program kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan Generasi Emas 2045. Jadi mari manfaatkan itu, mari kita manfaatkan dukungan pemerintah ini untuk meningkatkan kesejahteraan kita,” pungkasnya.

aNd

Previous articleDPD RI bangkitkan gairah 4 Pilar Kebangsaan di Ponpes Assulamy Langko Lombok Barat
Next articleEvi Apita Maya edukasi masyarakat Lotim tentang 4 Pilar Kebangsaan dan KMP