Mataram – Sosialisasi Pancasila, Pembukaan Undang – Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika atau yang lebih populer dengan sebutan 4 Pilar Kebangsaan, kembali mengedukasi kalangan masyarakat di Nusa Tenggara Barat oleh Anggota Komite 1 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Evi Apita Maya. Seperti sosialisasi yang disampaikan kepada para Srikandi Pemuda Pancasila, di Aula Lombok Garden Hotel Kota Mataram pada Jumat (5/7).

Didampingi para akademisi bidang pemerintahan NTB, Senator cantik dapil NTB ini memaparkan pentingnya sosialisasi pilar kebangsaan, sebagaimana amanat Undang Undang nomor 17 tahun 2014. Khususnya dalam momentum politik Pemilu tahun 2024, agar seluruh masyarakat dapat memahami karakteristik pemimpin yang memiliki kapasitas menahkodai bangsa ke arah yang lebih baik.

“Jangan sampai warga negara khususnya di Nusa Tenggara Barat ini tidak paham dengan negerinya apalagi tokohnya. Karena di Indonesia ini sejatinya kita selalu mengikuti keteladanan para tokoh pendiri bangsa,” ucapnya.

Terhadap para Srikandi Pemuda Pancasila Kota Mataram, Evi Apita Maya menyampaikan bahwa sebagaimana visi organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila, tentang menjunjung tinggi nasionalisme. Sejatinya menjadi ilmu terapan yang juga diharapkan terbangun melalui sosialisasi 4 pilar kebangsaan. Rasa kebangsaan tersebut melahirkan persatuan antar masyarakat suatu bangsa, tanpa melihat perbedaan suku, agama, ras, golongan dan lain – lain. Sejalan dengan yang sering digaungkan oleh Pemuda Pancasila,” ujar Evi Apita Maya.

Dalam kesempatan ini juga Evi Apita Maya menyampaikan fenomena yang terjadi di negeri saat ini. Seperti penyimpangan digitalisasi yang mengubah semua tatanan kehidupan, bahkan menggeser ideologi positif kearah negatif. Sehingga diperlukan para Srikadi Pemuda Pancasila yang menjadi garda terdepan untuk melakukan pembenahan masif terhadap hal tersebut.

“Kalau potensi Srikandi Pemuda Pancasila ini bisa dimanfaatkan, untuk melanjutkan kembali sosialisasi 4 pilar ini. Maka dapat dibayangkan generasi kita kedepannya akan tumbuh dengan jiwa nasionalis, tumbuh menjadi generasi yang menjadi estafet pengawal bangsa,” katanya.

Srikandi Pemuda Pancasila, lanjut Evi Apita Maya juga harus besar sebagai golongan bangsa yang harus diperhitungkan oleh negara. Meski tidak menjadi pemimpin namun bisa memberi pengaruh kepada pemimpin agar mengawal tugas dan tanggungjawabnya terhadap negara.

“Intinya harus mengambil bagian dari Negara ini, sebagai golongan yang diperhitungkan dalam mengawal pemerintahan Negara berjalan sesuai dengan ideologi,” pungkas Evi Apita Maya.

aNd

Previous articlePJ Gubernur NTB berganti, Gita Ariadi: Sesuai prosedur bukan pemecatan
Next articleDPD RI Evi Apita Maya bidik pelajar SD untuk gaungkan semangat cinta tanah air