Lombok Tengah – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Evi Apita Maya, menggelar acara Sarasehan Kebangsaan di Yayasan Pondok Pesantren Tahfidz Darul Mustofa, Kabupaten Lombok Tengah, NTB pada Jumat (6/11).

​Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditujukan untuk mengenalkan serta memperdalam pemahaman generasi muda, khususnya para santri tentang peran, tugas, dan fungsi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

​Dalam pemaparannya, Evi Apita Maya menekankan pentingnya generasi muda memahami struktur ketatanegaraan dan nilai-nilai luhur kebangsaan sejak dini. Menurutnya, santri dan pelajar merupakan pilar utama keberlanjutan bangsa yang tidak hanya harus unggul dalam ilmu agama dan akademis, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

​”MPR RI sebagai lembaga negara memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan NKRI, mengawal Pancasila, UUD 1945, serta menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika. Melalui sarasehan ini, kami ingin memastikan generasi muda di pondok pesantren memahami bagaimana lembaga negara bekerja untuk rakyat,” ujar Evi Apita Maya di hadapan para santri dan pengurus yayasan.

​Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan santri dalam literasi politik dan kebangsaan sangat krusial agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh arus informasi yang menyesatkan serta tetap teguh memegang nilai-nilai nasionalisme.

​Pihak Yayasan Pondok Pesantren Tahfidz Darul Mustofa menyambut hangat pelaksanaan sarasehan ini. Para santri tampak antusias mengikuti jalannya diskusi dan sesi tanya jawab seputar tugas-tugas wakil rakyat di tingkat pusat.

​Melalui kegiatan Sarasehan Kebangsaan ini, diharapkan lahir generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

aNd

Previous articleBunda Sinta gandeng UNIQLO, perkuat UMKM NTB menuju pasar global
Next articleDispar NTB dorong peningkatan dan perluasan kompetensi bahasa asing generasi muda