Mataram – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Evi Apita Maya membuka ruang edukasi dan penguatan karakter bangsa, bagi ratusan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Mataram melalui Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Kamis (2/4). Materi pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Undang – Undang Dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, ditujukan untuk membentengi para generasi bangsa tersebut dari pengaruh ideologi radikal dan dekandesi moral.

Senator dari daerah pemilihan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Evi Apita Maya mengatakan bahwa lingkungan sekolah merupakan tempat strategis untuk menanamkan nilai – nilai kebangsaan. Terlebih saat ini kontaminasi media sosial yang diterima para pelajar, cenderung memicu trend yang mengancam runtuhnya persatuan.

“Bersama generasi muda terus ditanamkan karena sekarang ini ada istilah kita kabur dulu dari negara kita karena kekecewaannya terhadap NKRI. Semoga dengan terus kita menanamkan cinta tanah air ini, generasi muda kita akan semakin kuat untuk menjaga NKRI,” ucapnya.

Penyampaian materi dilakukan dengan metode interaktif yang dibubuhkan pengembangan wawasan nasionalisme, sehingga diharapkan dapat melekat diingatan para pelajar. Beberapa contoh kasus juga diungkapkan, untuk melatih logika dan jiwa kritis pelajar agar mampu menyikapi persoalan yang terjadi dengan lebih baik.

“Jadi kekerasan seksual dilingkungan sekolah itu sangat dilarang. Sesama kita harus saling mengingatkan kepada kebaikan, walaupun yang melakukannya oknum guru, pejabat, orang tua atau pemuka agama misalnya,” jelas Evi Apita Maya.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini sebagai motivasi, sekaligus ruang edukasi bagi pelajar yang kedepan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa.

“Karena beliau adalah tokoh perempuan NTB yang mewakili ditingkat nasional sehingga memberikan motivasi dan edukasi bagi anak – anak kami disekolah. Semakin sering anak anak kami bertemu dengan orang – orang hebat maka saya yakin anak anak kami disekolah ini akan menjadi orang hebat juga dimasa mendatang,” ungkap Kepala Sekolah MAN 2 Mataram, Sumber Hadi.

aNd

Previous articlePemprov NTB surati lagi Kemenhut, segera wujudkan Gili Tramena pusat wisata internasional
Next articleJAMKRINDO perluas dukungan bagi UMKM dan Koperasi dengan financial yang tetap terjaga