Lombok Tengah – Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan sebagai media penguat kesadaran berbangsa dan bernegara terus dilakukan hingga ke pelosok daerah oleh Evi Apita Maya, anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Upaya ini juga sekaligus dimanfaatkan untuk mengedukasi pendidikan demokrasi, khususnya bagi pemilih pemula yang masih duduk dibangku sekolah. Seperti yang dilakukan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kecamatan Pujut Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat pada Jumat (27/9).
“Empat Pilar Kebangsaan yang dimaksud adalah bagaimana kita sebagai warga Negara Indonesia memahami Pancasila itu apa, pemaknaan pada Undang – Undang Dasar 1945, hingga bagaimana kita sepatutnya menelaah makna dari Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Agar tidak hanya tau kepanjangannya saja, tapi agar kita lebih mendalami hal tersebut,” ungkap Evi Apita Maya dikonfirmasi.
Tak hanya dihadiri oleh pejar, sejumlah tenaga pendidik juga turut serta dalam kegiatan sosialisasi tersebut, sehingga suasana khidmatpun menyelimuti kegiatan disela – sela jam belajar mengajar sekolah. Oleh pihak sekolah, kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini bahkan menjadi kurikulum ekstra bagi siswa, khususnya yang aktif dalam Organisasi Siswa Intera Sekolah (OSIS).
“Para OSIS di sekolah ini harus mengadopsi 4 Pilar Kebangsaan. Mereka sangat membutuhkan itu untuk implementasi menguatkan persatuan, membangun sikap gotong royong, rasa persaudaraan dan tolong menolong sesama siswa. Dengan bekal pilar kebangsaan ini, sekolah akan menjadi perwujudan generasi Indonesia Emas di masa depan,” jelasnya.
Senator dapil NTB ini menyoroti kualitas generasi muda masa kini yang terlalu hanyut dengan gawainya dan untuk hal – hal yang kurang bermanfaat. Karenanya melalui sosialisasi ini, dirinya berharap dapat membangkitkan semangat dan kesadaran siswa agar bisa menatap masa depan dengan harapan dapat menjadi bagian dari perkembangan suatu negara.
“Intinya kami memotivasi mereka, dengan memberikan gambaran masa depan yang baik apabila memiliki kepedulian yang tinggi terhadap negara,” pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan tanya jawab dan foto bersama, serta pembuatan video ucapan semangat sekolah.
aNd
