Lombok Timur – Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh Komite I DPD RI Evi Apita Maya terus berlanjut, menyasar seluruh kalangan diwilayah pulau Lombok. Seperti di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Insan Cendikia, Kecamatan Wanasaba Kabupetan Lombok Timur Nusa Tenggara Barat, yang menjadikan kegiatan ini sebagai materi pelajaran khusus untuk menumbuhkan rasa nasionalis bagi pelajar, dan diikuti juga oleh tenaga pendidik, pengurus yayasan hingga wali murid.

Dalam kesempatan ini Senator Evi Apita Maya menekankan pentingnya Pancasila sebagai pedoman hidup setiap warga negara. Ia mengatakan, bahwa kondisi saat ini Pancasila memang tetap digaungkan dalam setiap upacara bendera dan peringatan tertentu, namun nilai – nilai yang tertuang didalamnya tidak sepenuhnya diterapkan sejak dini oleh para peserta didik khususnya generasi milenial saat ini.

“Banyak yang hanya taunya hafal diluar kepala, karena terus dibacakan setiap peringatan upacara bendera di sekolah, tapi apakah makna yang terkandung didalamnya sudah diterapkan. Karenanya dari sini saya ingin mengajak semua yang hadir disini agar tidak hanya menghafal isi Pancasila saja tapi juga harus tau bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari – hari,” ucapnya.

Evi Apita Maya mengatakan, bahwa Pancasila dapat menjadi dasar utama untuk memilih pemimpin, khususnya bagi para pemilih pemula. Ia meminta agar para pemilih pemula di SMK Insan Cendikia itu untuk mencermati, apakah pemimpin pilihannya memiliki mengakomodir kepentingan sebagaimana lima sila pada Pancasila.

“Cermati pemimpinnya, sudah Pancasila kah mereka. Karena dasar negara kita berazazkan Pancasila itu. Jangan mau diperbodoh dengan kepentingan sesaat seperti mendapatkan imbalan untuk mencoblosnya tapi justru memperburuk pemerintahan kita,” jelasnya.

Kesempatan ini juga oleh Evi Apita Maya menjadi momentum untuk mendukung upaya penyelenggara Pemilu dalam meningkatkan partisipasi pemilih. “Ingat datang ke TPS untuk menentukan arah Negara 5 tahun mendatang,” pungkasnya.

aNd

Previous articleBappenda NTB rekap penerimaan PAD Oktober 2023 capai Rp 3,9 triliun
Next articleSosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Evi Apita Maya jawab rasa penasaran masyarakat