Mataram – Mahasiswa penerus warisan intelektual, begitulah ungkapan yang diucapkan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Evi Apita Maya saat sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) pada Senin (15/12). Dengan perannya sebagai generasi muda penerus bangsa, mahasiswa bertindak sebagai mata rantai ilmu pengetahuan, khususnya terhadap pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, Pembukaan Undang – Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.
“Rantai menyiratkan aliran yang berkelanjutan. Ketika mahasiswa lulus dan menjadi profesional, pendidik, atau peneliti, mereka meneruskan pengetahuan tersebut kepada orang lain. Jadi 4 pilar kebangsaan ini kelak akan kalian sosialisasikan kembali kepada generasi masa depan, sehingga sangat perlu dipahami,” ujar Evi Apita Maya dihadapan ratusan mahasiswa FKIP UMMAT peserta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.
Evi Apita Maya mengatakan pilar kebangsaan menjadi landasam ideologi dan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang terus memperkuat persatuan, keadilan serta kedaulatan bangsa ditengah tantangan globalisasi. Keberagaman, bukan untuk diperdebatkan namun disikapi sebagai modal sosial membangun keutuhan negara.
“Keberagaman dibangsa kita ini tidak membuat kita terpecah, meski ada riak – riak kecil namun itu hanya segelintir orang yang disusupi faham asing. Namun untuk difahami dengan berpedoman 4 Pilar Kebangsaan, sudah puluhan tahun sejak Indonesia merdeka kita masih berumpun, damai, dan terus berbenah menuju kesejahteraan,” ungkapnya.
Dengan pendalaman materi yang disampaikan, Senator dapil NTB itupun mengajak seluruh mahasiswa agar menjadi penerus sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Dapat melalui seruan aksi yang mengedepankan azaz keadilan dan perdamaian, melainkan juga melalui kegiatan belajar mengajar serta sosialisasi langsung kepada masyarakat dari pintu ke pintu.
“Sudah saatnya mahasiswa mengambil peran dalam kegiatan sosial masyarakat. Juga mengawal kebijakan pemerintah, memastikan hak – hak masyarakat terpenuhi berazazkan keadilan menuju kesejahteraan,” pungkas Evi Apita Maya.
Penjabaran materi disampaikan langsung oleh akademisi yang merupakan tim sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, yang dilanjutkan diskusi dan tanya jawab langsung.
aNd
