Mataram – Perjuangan keras 106 atlet asal NTB di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua diprediksi akan kandas hanya dengan meraih 15 medali emas dari 19 Cabang Olahraga yang diikuti. Meski masih tersisa beberapa cabor yang mengantarkan kontingen NTB ke titik final, namun potensi meraih emas disebut – sebut sangat kecil karena tidak masuk dalam cabor yang diunggulkan.
Sekretaris Komisi V DPRD NTB, TGH. Patompo Adnan saat dikonfirmasi pada Kamis (14/10), menilai bahwa para atlet yang masih tersisa dengan perjuangan besar di PON Papua, membutuhkan dukungan dan motivasi lebih dari Kepala Daerahnya. Menurutnya, semoga dengan kehadiran Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah, yang saat ini masih mendampingi Kontingen bertanding memberi suntikan semangat.
“Perolehan 15 emas saat ini sudah melampoi perolehan dari saat PON Jabar dulu yang hanya puas dengan 12 emas,” ucapnya.
Pimpinan Ponpes Nurul Ilmi Ranggagata Lombok Tengah ini juga masih meyakini bahwa Kontingen NTB mampu mengejar ketertinggalan dari target 17 emas yang diharapkan, selama sisa waktu pertandingan. Dengan performa yang sangat baik, mengharumkan nama NTB dalam ajang bergengsi itupun menurutnya sudah cukup untuk memberi kebanggaan bagi daerah.
Karena menurutnya dibawah tekanan ancaman Covid-19 dan isu keamanan di daerah penyelenggaraan, dominasi 15 emas dari 19 cabor yang di ikuti cukup menjadi penghargaan bagi Provinsi NTB.
“Saya berharap sisa 2 emas bisa mereka gapai. Namun apapun hasilnya nanti, atlet kita sudah menyuguhkan performa terbaik mereka. Dan bahkan dibawah tekanan Covid-19 juga keamanan terlebih lagi diantara kontingen juga ada yang kehilangan barang berharga disana,” pungkas Patompo.
aNd
