Mataram – Ketua Perempuan Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PB PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj Kartini Irwarni menanggapi santai mundurnya sejumlah kader dan pengurus yang pasalnya dikarenakan telah dipengaruhi Sekretaris. Ia menyebutkan bahwa mereka yang kerap memisahkan diri dengan menggelar pertemuan tertutup tanpa sepengetahuan dirinya selaku ketua, tidak mencerminkan etika berorganisasi yang baik dan benar.

“Apalagi bertemu untuk mengajak orang keluar kepengurusan PB. Saya pikir malah baik kalau mereka mengundurkan diri. Tinggal kita tunggu surat pengunduran mereka. Jangan hanya menyatakan diri di media tapi tidak ada kenyataaannya. Kita tidak repot-repot cari alasan untuk memberhentikannya,” kata Kartini.

Kartini menuding permasalahan ini dimulai karena kekecewaan mereka yang kini tidak lagi duduk di dalam kepengurusan DPW. Sementara sebagaimana diketahui keputusan kepengurusan pada partai tersebut merupakan keputusan mutlak DPP.

Meski demikian Kartini tetap menanggapi datar prilaku para kadernya, dan berkeyakinan bahwa akan ada hikmah dibalik pengunduran diri sejumlah kadernya tersebut.

“Keputusan DPP adalah keputusan paripurna dan kita sebagai kader hendaknya sami’na wa atho’na. Kenapa pada mau makar pada keputusan DPP. Tetapi tidak apa-apa mereka mundur masih banyak kader-kader PB yang mau untuk bergabung di PB. Kita tidak bisa memaksa orang untuk tetap bertahan di PB,” tuturnya.

dbd

Previous articleKata Wagub Rohmi tentang perlindungan pekerja migran
Next articleSowan ke Datok Bagu, DPW PKB terpilih curhat terkait struktur pengurus